Nama Riza Masry Putra mungkin belum setenar para taipan penyedia layanan internet di Indonesia. Namun, kisah perjuangan dalam membangun bisnis hingga tantangan membangun infrastruktur jaringan internet di tanah kelahirannya, bisa menginspirasi siapa pun yang berani bermimpi besar.
Riza lahir di Sei Apung Jaya, Tanjung Balai, Asahan, 39 tahun silam. Ia tumbuh dalam keluarga harmonis yang menanamkan nilai kerja keras, ketangguhan menghadapi tantangan, serta tanggung jawab atas setiap keputusan.
Sejak kecil, Riza dikenal sebagai anak yang cerdas, ulet, dan selalu haus akan pengetahuan baru. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuat wawasannya berkembang pesat, hingga akhirnya memperkenalkannya pada dunia komputer. Ketertarikannya itu bermula saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Indrapura, Kabupaten Batubara, ketika ia mulai mengikuti kursus komputer.
Sejak saat itu, hari-hari Riza diwarnai semangat baru. Saat teman-temannya asyik bermain, ia justru tenggelam di depan layar komputer, mempelajari berbagai hal hingga akhirnya berhasil memodifikasi program WordStar agar lebih mudah digunakan.