Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Sah-Rizki Novita Sari, sejumlah pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan, Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Sah-Rizki atas penyelenggaraan khitanan massal tersebut. Ia menilai kegiatan sosial seperti ini memiliki makna penting, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Ia mengungkapkan, khitanan massal memang kerap dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk di Kota Medan. Namun, keterlibatan komunitas seperti Sah-Rizki patut diapresiasi karena tidak hanya fokus pada kegiatan ekonomi atau UMKM, tetapi juga menjalankan fungsi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Kegiatan ini, sebutnya, menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang anak-anak, baik secara fisik maupun spiritual.