Didampingi sejumlah pimpinan Perangkat Daerah terkait, Rico Waas mengaku sangat bangga atas rampungnya produksi film Samudera hingga berhasil menembus layar bioskop. Ia menilai, film ini membuktikan bahwa anak muda Medan memiliki keberanian dan taji untuk berkarya secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada rumah produksi besar di Jakarta.
“Medan bisa memiliki trigger tersebut. Film Samudera ini dibuat oleh orang Medan sendiri dan itu sangat bagus. Membuat film bukan hanya soal keberhasilan finansial, tetapi bagaimana cerita yang dibangun memiliki makna dan keunikan sehingga bisa dinikmati lebih luas,” kata Rico Waas.
Rico Waas juga menambahkan, Kota Medan memiliki dinamika sosial yang sangat kaya untuk dijadikan bahan bakar cerita film yang kuat. Menurutnya, realitas kehidupan urban di Medan menyimpan banyak pesan mendalam jika diangkat ke layar lebar.