London Business School Angkat SATSPAM sebagai Studi Kasus AI untuk Perlindungan Masyarakat dari Scam dan Spam Digital

 

Dukungan Regulator dan Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Masyarakat

 

Keberhasilan SATSPAM tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi erat dengan regulator. Komdigi memberikan landasan yang memungkinkan pengembangan kapabilitas perlindungan berbasis AI dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan data pribadi, dan kepentingan konsumen. Sinergi ini diwujudkan antara lain melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC), forum koordinasi lintas lembaga jasa keuangan yang dikoordinasikan OJK dalam Satuan Tugas Aktivitas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) untuk mempercepat penanganan penipuan transaksi keuangan, termasuk pemblokiran rekening dan Upaya pemulihan dana korban. 

 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria mengatakan pendekatan berbasis AI menjadi semakin penting untuk memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital. “Transformasi digital harus dibangun di atas rasa aman dan kepercayaan publik. Pemanfaatan AI untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari scam dan spam merupakan langkah penting dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan terpercaya. Kecepatan perkembangan modus penipuan digital membuat pendekatan konvensional tidak lagi cukup. Karena itu, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi menjadi sangat penting, Inisiatif yang telah mulai dikembangkan oleh pelaku industri menunjukkan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dari scam digital dapat diperkuat langsung di level jaringan telekomunikasi. Hal ini menjadi dasar bagi kami untuk mendorong seluruh industri telekomunikasi memperkuat sistem keamanannya, termasuk dengan membangun sistem anti-scam untuk melindungi pelanggan dari berbagai percobaan penipuan digital.” ujar Nezar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersial tanpa seizin redaksi.