"Petani harus mampu memilih solusi yang tepat dalam menghadapi tantangan di bidang pertanian. Solusi yang tepat dan akurat sangat dibutuhkan, terutama terkait persoalan pupuk. Karena itu, melalui edukasi ini kami berharap para petani memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan pupuk organik non mikroba berteknologi nano PATEN serta manfaat yang dapat dirasakan sesuai dengan kebutuhan budidaya mereka," ujar Maharawaty.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi nano di sektor pertanian berpotensi menjadi sebuah BREAK THROUGH atau terobosan karena menghadirkan pendekatan yang berbeda dibandingkan metode pemupukan konvensional. Namun, menurutnya, sebuah inovasi hanya akan menjadi terobosan apabila dipahami dan diterapkan secara benar oleh para petani.